
Si seksi Lee Hyori baru-baru ini dikritik oleh pemerintah dari Komite Makanan Korea. Oleh perwakilan lembaga itu, Kim SeungSue, rambut pirangnya dikritik karena dinilai menurunkan citra daging sapi Korea. Hyori memang ditunjuk sebagai duta daging sapi Korea.
Pada 4 Oktober 2010, Kim SeungSue berkunjung ke Kementrian Makanan dan mengajukan komplain atas hal itu. Ia berkata, “Lee Hyori tidak sesuai dengan citra daging sapi Korea! Sebagai duta daging sapi Korea, bagaimana bisa dia berambut pirang?” Ia pun menuntut Kementrian Makanan segera mengganti Hyori dengan orang lain yang lebih cocok dijadikan sebagai duta.
Kim SeungSue berpendapat rambut pirang mewakili citra asing. Karenanya menunjuk duta berambut pirang sama saja dengan mempromosikan daging sapi impor. Padahal Hyori ditunjuk sebagai duta agar masyarakat Korea bisa membedakan kualitas daging sapi lokal Korea dan impor.
Hyori tampaknya tak bisa berbuat apa-apa mengenai hal ini. Soalnya ia sudah pernah dikritik habis-habisan karena skandal plagiarismenya. Kim SeungSue meminta agar Hyori diganti karena citranya menurun, selain itu biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar penyanyi seksi itu sangat tinggi.
Hyori adalah perempuan pertama yang mempromosikan daging sapi di Korea. Ia ditunjuk sebagai duta pada bulan Juli 2010 dan telag menjalani proses syuting untuk iklan daging sapi. Mungkin masyarakat dan pemerintah Korea mengkritiknya karena rambut pirangnya, skandal albumnya, atau permintaan honor yang terlalu tinggi. Tapi kita harus bisa mengerti Hyori. Dia bukan hanya duta yang mempromosikan suatu produk saja tapi juga seorang selebriti yang perlu menjaga penampilan. Hyori berhak tampil gaya dan keren, tak hanya bekerja saja.
Source: Kim JiHyun @Tvdaily.co.kr
Translation: Jessie0029 @Kpoplive.com
Re-written by: dearmarintan for KoreanIndo











Tidak ada komentar:
Posting Komentar